Register Now!

    Profil Pendiri Pengasuh Pondok Graha Qur’an Madani

     

    Dr. Didik Madani, S.Sos., M.Med.Kom.

    Pakar Pengembangan Manusia

    Dr. Didik Madani adalah pendiri dan pengasuh Pondok Graha Qur’an Madani, akademisi dan praktisi Pengembangan Manusia (Human Development), serta Founder PiES Institute.

    Perjalanan beliau dalam pendidikan berangkat dari keyakinan bahwa pendidikan bukan sekadar proses memindahkan pengetahuan, tetapi proses menumbuhkan manusia—membantu seseorang mengenali dirinya, menemukan arah hidupnya, mengembangkan potensinya, membangun karakter, dan mempersiapkan dirinya menjalankan amanah kehidupan.

    Pandangan tersebut kemudian menjadi bagian dari perjalanan akademik dan profesionalnya dalam bidang pengembangan manusia, pendidikan, komunikasi, pelatihan, dan pembinaan karakter.


    Dari Mengenal Diri Menuju Menjalankan Amanah

    Bagi Dr. Didik Madani, setiap manusia memiliki potensi yang Allah amanahkan untuk dikembangkan. Namun potensi tidak akan menjadi kekuatan apabila tidak dikenali, diarahkan, dilatih, dan diwujudkan dalam kehidupan nyata.

    Karena itu, pendidikan perlu membantu anak didik menjawab pertanyaan-pertanyaan mendasar:

    Siapa saya?
    Apa potensi yang Allah titipkan?
    Untuk apa saya hidup?
    Apa peran yang harus saya jalankan?
    Bagaimana saya menjadi manusia yang bermanfaat?

    Dari perspektif inilah gagasan Aktivasi Potensi Diri dikembangkan sebagai bagian dari pemikiran Dr. Didik Madani mengenai Pengembangan Manusia.


    Penguatan melalui Penelitian Doktoral

    Pemikiran tersebut kemudian dikaji secara akademik melalui penelitian doktoral dalam bidang Manajemen Pendidikan Islam di Universitas KH. Abdul Chalim, Mojokerto.

    Disertasi berjudul:

    “Manajemen Aktivasi Potensi Diri melalui Implementasi Program PiES untuk Menguatkan Mental, Motivasi, dan Karakter Santri.”

    Penelitian tersebut mengkaji bagaimana Aktivasi Potensi Diri dikelola melalui implementasi Program PiES dalam pembinaan santri.

    Hasil penelitian menghasilkan tiga kontribusi utama:

    1. Model 5T Aktivasi Potensi Diri

    Tasyakkur → Takwin → Tazkiyah → Tanfidz → Tajdid

    Lima tahapan yang menggambarkan perjalanan manusia dari kesadaran diri dan pengenalan potensi, menuju pembentukan arah hidup, penguatan mental, aktualisasi peran, serta pembaruan makna dan komitmen.

    2. Integrasi Mental–Motivasi–Karakter

    Mental, motivasi, dan karakter dipahami sebagai aspek yang saling berkaitan dalam perkembangan manusia, bukan sebagai unsur yang berdiri sendiri.

    3. Pendidikan Berbasis Perkembangan Manusia

    Pendidikan diarahkan untuk bergerak dari sekadar mengelola program pendidikan menuju mengelola pertumbuhan manusia.

    Perspektif inilah yang menjadi salah satu landasan pemikiran pendidikan yang dikembangkan di Graha Qur’an Madani.


    Visi Pendidikan Graha Qur’an Madani

    Graha Qur’an Madani dikembangkan sebagai ruang pendidikan yang memadukan:

    Al-Qur’an • Pengembangan Potensi • Karakter • Mental • Kemandirian

    Pendidikan diarahkan agar anak tidak hanya tumbuh menjadi pribadi yang cerdas, tetapi juga mampu:

    • mengenali dirinya;
    • mengembangkan potensinya;
    • memiliki kecintaan kepada Al-Qur’an;
    • memiliki akhlak dan karakter yang baik;
    • memiliki ketangguhan mental;
    • memiliki motivasi dan arah hidup;
    • bertanggung jawab terhadap perannya;
    • serta mampu memberikan manfaat bagi keluarga, masyarakat, dan umat.

    Dengan demikian, pendidikan tidak berhenti pada apa yang diketahui anak, tetapi juga pada siapa dirinya dan menjadi manusia seperti apa ia kelak.


    PiES dan Pengembangan Manusia

    Dalam perjalanan profesionalnya, Dr. Didik Madani mengembangkan PiES sebagai pendekatan pengembangan manusia yang mengintegrasikan empat dimensi:

    Physical

    Intellectual

    Emotional

    Spiritual

    PiES kemudian dikembangkan melalui PiES Institute dalam bentuk riset, asesmen, pelatihan, dan pengembangan solusi manusia bagi berbagai institusi.

    Namun bagi Graha Qur’an Madani, nilai terpenting dari pendekatan tersebut bukan sekadar sebuah metode, melainkan cara memandang manusia sebagai pribadi yang utuh.

    Manusia memiliki tubuh, akal, emosi, dan ruhani yang perlu berkembang secara seimbang.


    Pendidikan sebagai Perjalanan Kehidupan

    Dr. Didik Madani memandang bahwa pembentukan manusia tidak dimulai ketika seseorang memasuki sekolah dan tidak berhenti ketika ia lulus.

    Bermula dari keluarga.
    Dibentuk dalam pendidikan.
    Diuji dalam kehidupan dan dunia kerja.

    Karena itu, pendidikan perlu menanamkan fondasi yang mampu dibawa anak sepanjang kehidupannya: kesadaran diri, nilai, karakter, ketangguhan, tanggung jawab, dan kemampuan untuk terus bertumbuh.


    Pengabdian dan Pengalaman

    Selain menjalankan amanah sebagai pendiri dan pengasuh Graha Qur’an Madani, Dr. Didik Madani telah lebih dari satu dekade berkecimpung dalam pengembangan manusia melalui pendidikan, pelatihan, asesmen, komunikasi, dan pengembangan organisasi.

    Beliau pernah dan telah dipercaya mendampingi berbagai institusi, antara lain:

    • Bank Indonesia / BI Institute
    • Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK RI)
    • Sekretariat Jenderal DPR RI
    • Asosiasi Sekretaris Dewan Seluruh Indonesia (ASDEKSI)
    • Perbankan nasional dan Bank Pembangunan Daerah
    • Institusi pendidikan dan pesantren
    • Korporasi dan organisasi sosial.

    Pengalaman tersebut menjadi bagian dari perjalanan panjang dalam memahami manusia—baik sebagai peserta didik, pemimpin, anggota organisasi, maupun pribadi yang menjalankan amanah kehidupan.


    Warisan yang Ingin Dibangun

    Bagi Dr. Didik Madani, membangun lembaga pendidikan bukan semata-mata membangun gedung atau program.

    Yang lebih penting adalah membangun manusia yang mampu meneruskan nilai.

    Graha Qur’an Madani diharapkan menjadi bagian dari ikhtiar tersebut: sebuah lembaga pendidikan yang menanamkan Al-Qur’an, mengembangkan potensi, membentuk karakter, menguatkan mental, dan mempersiapkan generasi untuk menjalankan perannya dengan penuh tanggung jawab.

    Karena pendidikan yang terbaik bukan hanya melahirkan anak yang berhasil dalam kehidupan, tetapi manusia yang tahu untuk apa keberhasilannya digunakan.

    Mengenal Potensi. Menumbuhkan Karakter. Menghidupkan Nilai Al-Qur’an.

    Speaking (Bukan Sekadar Bicara)

    • Penemu Metode PiES (Tes Potensi Diri)
    • Penulis Buku Power Speaking (Bukan Sekadar Bicara)
    • Trainer BI Institute (Bank Indonesia) dan Bank Nasional Swasta
    • Trainer Bank-Bank Daerah (Bank Jatim, Bank SulutGo, Bank Sumsel Babel, Bank Malut, Bak Nagari
    • Dipercaya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK RI) program kampanye “Generasi Jujur”.
    • Dipercaya Asosiasi Sekretaris Dewan Se-Indonesia – ASDEKSI
    • Dipercaya Sekretaris Jenderal – SETJEND DPR RI

    3 Buku Karya Didik Madani

    Dr. Didik Madani adalah motivator trainer nasional sebagai penemu metode PiES Tes Potensi Diri dan penulis buku Power Speaking (Bukan Sekadar Bicara). Pendidikan terakhirnya adalah S3 Menjeemen Pendidikan Islam dengan Disertasi berjudul: Menajemen Pendidikan Potensi Diri dalam Menguatkan Mental-Motivasi-karater Manusia.

    Sejak tahun 2012 mendedikasikan diri dalam bidang pendidikan dan pengembangan potensi diri manusia. Telah berbicara lebih di 29 kota di Indonesia dan Asia. Telah dipercaya oleh berbagai perusahaan asing, swasta, BUMN, kementerian, perguruan tinggi, pondok pesantren, yayasan sosial hingga menjadi pembina rumah tahanan (rutan) narapidana mati, kelas berat dan koruptor.

    Selepas SMA dirinya mulai bekerja apa adanya mulai menjadi kuli bangunan – penjual es cao – buruh pabrik sandal- juru ketik – desain grafis hingga menjadi seorang wartawan/reporter dan dipercaya menjadi manager Sales Marketing Jawa Pos TV sejak tahun 2000 hingga 2010. Loyalitas dan dedikasi saat bekerja ditunjukan selama 10 berkarir di Jawa Pos TV dimulai dari menjadi wartawan hingga manager sales marketing yang berhasil meningkatkan omset pendatapatan dari 500 jt / bulan menjadi Rp. 3,5 M.

    Perjalanan panjang membangun usaha demi usaha sendiri berujung pada kegagalan dan kebangkrutan mengantarkan pada satu pertanyaan besar apa potensi diri ini, apa tujuan dan makna bekerja? sampai akhirnya memutuskan mensyukuri profesi sebagai pendidik.

    Didik Madani gayanya sendiri dalam berbicara dan menyentuh perasaan audience sehingga tanpa terasa meneteskan air mata disetiap akhir sesi acara, pengalaman hidup membuatnya layak didengar sebagai pembicara motivasi dalam menginspirasi dan memberikan pengertian yang baik tanpa menggurui dalam teori.

    Saat motivasi didepan ratusan manager perbankan swasta di Indonesia

     

    Sesi motivasi 700 Mahasiswa Baru (PiES Star Camp)

    Merintis Pondok Tahfidz Graha Qur’an Madani

    Cintai Al-Qur’an, Kenali Potensi Diri

    Bersama istri Nur Fitriana bercita-cita mendirikan Lembaga Pendidikan Islam / Pondok Pesantren berbasis Potensi Diri dengan tujuan agar para santri Al-Qur’an dan mengenali potensi Diri.

    Cita-cita itu di mulai dengan merintis tempat mengaji bernama Pondok Tahfidz Graha Qur’an Madani yang di gelar di rumahnya di kawasan Perumahan Graha Kota, Sidoarjo Jawa Timur tepatnya pada tanggal 5 Juni 2020.

    Graha Qur’an Madani adalah mempunyai keunikan yang merupakan satu-satunya tempat belajar Qur’an yang menggunakan metode PiES Tes Potensi Diri, dimana para pengajar-guru wajib memahami potensi santri dan wali santri agar terjadi proses pola asuh (parenting) di mulai dari rumah dan tempat belajar dengan tujuan membantu melejitkan potensi terbaik setiap santri (anak didik). Didik Madani meyakini membangun peradaban bangsa dimulai dari membangun pendidikan dan polah asuh (parenting) di rumah. Insya Allah Rahmatan Lil Alamin akan menjadi kenyataan.

     

    —-

    Biografi Didik Madani, S.Sos., M.Med.Kom

    Nama lengkap : Dr. Didik K. Madani, S.Sos., M.Med. Kom
    Tempat, Tanggal lahir: Surabaya, 21 Desember 1977
    Agama : Islam
    Pasangan : Nur Fitriana

    Anak:
    1. Geraldine Alayna Madani
    2. Geno Mughni Madani
    3. Hafidzah Nur Madani

    Pendidikan Formal Didik Madani
    TK – 1982-1983, TK Trisula Perwari, Surabaya
    SD – 1984-1990, SDN Gading VI, Surabaya
    SMP – 1990-1993, SMP Taruna Jaya I, Surabaya
    SMA – 1993-1996, SMA Dharma Wanita, Surabaya

    Pendidikan Perguruan Tinggi Didik Madani

    S 1 (2000-2006) Universitas Dr Soetomo Surabaya (Program Studi Komunikasi Jurnalitisk)

    Judul Skripsi : Komunikasi Interpersonal (Lobi-Lobi) Legislatif  dan Eksekutif dalam Menyusun RAPBD menjadi APBD Pemkot Surabaya Tahun 2006 yang Menciptakan Peluang Korupsi.

    S 2  (2007 – 2010) Universitas Airlangga Surabaya (Program Studi Media Komunikasi)

    Judul Tesis : Strategi Komunikasi Calon Legislatif DPR RI Dapil Jawa Timur dalam Pemilihan Langsung Tahun 2009.

    S 3 (2023) Universitas Pesantren KH Abdul Chalim (Program Studi Manajemen Pendidikan Islam)

    Judul Disertasi: Manajemen Pendidikan Aktivasi Potensi Diri Untuk Membangun Kesehatan Mental, Motivasi dan Karakter Manusia

    PENGALAMAN KERJA
    1997 – 1998 Script Writer Penyiar Radio Elvitctor Surabaya
    1998 – 1999 Redaksi Majalah Suara Hidayatullah
    2000 – 2008 Wartawan Jawa Pos TV (Jakarta – Surabaya)
    2008 – 2010 General Manager Sales Marketing Jawa Pos TV
    2011 – 2012 GM Radio SAS FM (Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya)

    2012 – Sekarang

    • Pendiri / Master Trainer Lembaga Trainer dan konsultan PiES Institute
    • Pendiri / Pengasuh Pondok Tahfidz Graha Qur’an Madani
    • Dewan Pembina Lembaga Amil Zakat – LAZ Madani Peduli
    • Dewan Pembina Badan Wakaf Madani